Jasa Hardening Security Server

Jasa Hardening Security Server

Setiap pengguna teknologi mungkin sudah sering mendengar istilah server, yaitu source yang memberi layanan pada client. Atau jika didefinisikan secara lengkap adalah sistem yang menyediakan fasilitas layanan tertentu yang ada di dalam sebuah jaringan komputer. Sebagai sebuah pusat dimana semua data tersedia untuk bisa diakses oleh pengguna, maka server harus memiliki sistem keamanan yang mumpuni.

Umumnya untuk meningkatkan keamanan pada server dilakukan proses hardening. Jasa hardening security server juga kini sudah ada banyak dan menawarkan berbagai fitur unggulan. 

Metode yang Biasa Digunakan oleh Jasa Hardening Security Server

Sebelum itu, Anda harus tahu terlebih dahulu apa itu proses hardening yang dilakukan pada sebuah server. Hardening sendiri adalah sebuah proses proteksi terhadap server guna menambah tingkat keamanannya. Hardening artinya pengerasan, artinya sistem keamanan pada server dikeraskan agar lebih tahan terhadap serangan dan gangguan yang mengancam. Jasa hardening security server ini memiliki berbagai peran penting. Berikut adalah beberapa diantaranya.

  1. Melakukan Enkripsi

Salah satu metode yang digunakan untuk meningkatkan sistem keamanan server adalah dengan melakukan Enkripsi. Caranya adalah, setiap data yang dikirimkan akan diubah sedemikian rupa dengan maksud agar tidak mudah dicuri. Metode enkripsi data yang digunakan sendiri beragam, seperti misalnya GnuPG yang merupakan proses enkripsi dan sign komunikasi data yang menggunakan sistem manajemen key yang baik. Selain itu, cara ini juga memungkinkan Anda untuk mengakses lebih banyak directory public key dan banyak lagi yang lainnya.

  1. Firewall

Perlindungan terhadap komputer dan semua jaringan kerja yang terhubung ke internet adalah sebuah hal yang sangat penting untuk dilakukan. Salah satu cara yang efektif adalah dengan firewall. Secara umum, cara ini bekerja dengan memisahkan antara private dan public network. Cara kerjanya adalah dengan mengamati paket Internet Protocol (IP) yang lewat. Aksesnya dapat diatur berdasarkan konfigurasi dari masing-masing firewall, yaitu berdasarkan IP address, arah konfigurasi, port dan lainnya.

  1. Intrusion Detection System (IDS)

Salah satu cara yang umum digunakan pada jasa hardening security server adalah dengan melakukan intrusion detection system (IDS). Cara ini merupakan otomatisasi pengawasan terhadap penyusup dengan cara mendeteksi serangan dari pattern atau signature yang ada pada aktifitas jaringan. Bahkan cara ini juga bisa memblokade traffic yang terlihat mencurigakan. IDS ini dapat berupa IDS berbasis host atau jaringan komputer.

Misalnya pada IDS yang berbasis jaringan komputer. IDS ini akan mendapatkan salinan paket yang ditujukan pada host untuk diperiksa. Jika dari paket-paket tersebut ditemukan paket yang dianggap membahayakan, maka IDS akan secara langsung memberi peringatan pada pengelola sistem. Karena yang diperiksa hanya berupa salinan paket asli, maka meskipun pada paket tersebut ditemukan paket yang membahayakan, paket akan tetap sampai pada host tujuannya.

  1. Logs

Cara selanjutnya yang juga biasa digunakan oleh jasa hardening security server adalah dengan logs. Cara ini bekerja dengan melihat log sistem dari waktu ke waktu. Dengan melihat log ini, maka sistem administrator akan bisa melihat segala aktifitas yang terjadi. Dengan begitu pula, langkah antisipasi dapat diambil apabila terdapat aktifitas mencurigakan yang terjadi.

Nah, Itulah tadi beberapa cara yang biasa dilakukan oleh jasa hardening security server guna meningkatkan keamanan pada server. Selain metode, software atau perangkat lunak yang digunakan juga berperan penting dalam peningkatan keamanan security server ini. Tanpa adanya proses proteksi ini, maka server yang menjadi pusat dari segala data dan aktifitas akan mudah diserang oleh gangguan ataupun ancaman dari luar.

Leave a Reply

Your email address will not be published.